Kamis, 12 September 2019

Jalan cepat

Pengertian Jalan Cepat


Jalan cepat adalah bergerak kedepan tanpa hubungan terputus dengan tanah. Setiap melangkah, kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah. Saat melangkah satu kaki harus berada di tanah, maka kaki tersebut harus lurus dan lutut tidak bengkok dan tumpuan kaki dalam keadaan posisi tegak lurus.

Dalam jalan cepat, nomor-nomor yang diperlombakan adalah sebagai berikut:
  • Putra = 20 dan 50 km
  • Putri  = 10 dan 10 km

Teknik Jalan Cepat


Jalan cepat merupakan salah satu nomor dalam cabang atletik dan resmi diperlombakan dalam kejuaraan-kejuaraan atletik, baik secara nasional maupun internasional. Teknik pelaksanaan jalan cepat dapat dirinci sebagai berikut:

1. Start


Startnya menggunakan start berdiri, karena start dalam jalan cepat tidak mempunyai pengaruh yang berarti, maka tidak perlu ada teknik khusus yang perlu dipelajari atau dilatih.

Sikap start yang lazim digunakan ada pada aba-aba "Bersedia" peserta menempatkan kaki kiri di belakang garis start, sedang kaki kanan di samping belakang kaki kiri, dengan badan agak condong ke depan dan kedua lengan rileks.

Pada aba-aba "Ya" atau bunyi tembakan pistol, segera melangkahkan kaki kanan ke depan, disusul kaki kiri dan terus berjalan.

2. Langkah


Langkah dimulai dengan gerakan mengangkat paha kaki ayun ke depan lutut, terlihat tungkai bawah bergantung lemas, karena ayunan paha ke depan, tungkai bawah ikut terayun ke depan, menyebabkan lutut menjadi lurus.

Kemudian menapak pada tumit terlebih dahulu menyentuh tanah, bersamaan dengan mengangkat tumit, selanjutnya ujung kaki tumpu lepas dari tanah, ganti dengan kaki ayun. Begitu seterusnya selalu ada kaki yang menumpu, jadi tidak ada saat melayang.

3. Condong Badan


Mulai dari kepala, punggung/dada, pinggang sampai tungkai bawah sedikit condong ke depan.

4. Ayunan Lengan


Siku ditekuk kurang lebih 90 derajat, ayunan lengan kiri ke depan bersamaan dengan mengangkat paha dan kaki kanan, sehingga koordinasinya adalah lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan, dan lengan kanan bersamaan dengan kaki kiri.

5. Finish

Tidak ada teknik khusus gerakan masuk finish dalam jalan cepat. Biasanya jalan terus sampai melewati garis finish, baru dikendorkan kecepatannya setelah melewati kira-kira 3-5 meter.

Untuk memperoleh langkah-langkah yang benar, maka pemindahan badan dan kaki satu ke kaki yang lain harus nampak jelas, ini kelihatan pada gerak panggul. Gerakan ini perlu dilatih agar terbiasa melakukan teknik jalan cepat yang benar.

Jadi, sikap dan gerakan jalan cepat adalah badan dalam posisi tegak, pandangan lurus ke depan, siku ditekuk, tangan kepalkan dengan rileks.

Karakteristik Jalan Cepat


Secara umum karakteristik gerak dasar jalan cepat tidak terlalu berbeda dengan karakteristik gerak dasar jalan biasa hanya pada beberapa gerakan tertentu gerak dasar jalan cepat lebih kompleks. Adapun karaktersitik gerak dasar jalan cepat adalah sebagai berikut:
  • Angkat paha kaki ayun ke depan lutut.
  • Tungkai bawah bergantung rileks sambil mengayun paha ke depan.
  • Tungkai bawah ikut terayun ke depan sehingga lutut menjadi lurus.
  • Saat mendaratkan kaki ke tanah terlebih dahulu harus tumit kaki.
  • Bersamaan dengan mengangkat tumit, ujung kaki tumpu lepas dari tanah ganti dengan kaki ayun.
  • Posisi badan saat melangkah dengan posisi kepala, punggung, dada, pinggang, hingga tungkai bawah sedikit condong ke depan. 
  • Sikut dilipat 90 derajat, ayunan lengan kiri ke depan bersamaan dengan mengangkat paha dan kaki kanan.
  • Koordinasi gerakan dilakukan antara lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan dan lengan kanan bersamaan dengan kaki kaki kiri jalan cepat.

Kesalahan yang mungkin terjadi saat melakukan gerak dasar jalan cepat adalah sebagai berikut:
  • Saat melangkah tungkai bawah tidak rileks dan berada dalam posisi lurus.
  • Kaki melangkah dengan menggunakan seluruh telapak kaki dan menolak dengan ujung kaki. 
  • Ayunan lengan terlalu lurus dan kaku.

Fase / Tahapan Jalan Cepat


Adapun tahapan atau fase dalam olahraga jalan cepat adalah sebagai berikut:
  1. Fase tumpuan dua kaki, fase ini terjadi sangat singkat. Pada saat kedua kaki menyentuh tanah, pada saat itu pula berakhir dorongan yang diikuti oleh gerakan tarikan. Tarikan ini lebih lama dan menyebabkan gerakan berlawanan antara bahu dan pinggul.
  2. Fase tarikan, fase ini dimulai setelah gerakan terdahulu selesai. Gerakan ini dilakukan oleh kaki depan akibat kerja tumit dan koordinasi seluruh bagian badan. Gerakan ini selesai apabila badan berada di atas kaki penopang.
  3. Fase relaksasi, fase ini berada antara selesainya fase tarikan dan awal dari fase dorongan kaki. Pinggang ada pada bidang yang sama dengan bahu. Lengan vertikal dan paralel di samping badan.
  4. Fase dorongan, fase ini dilakukan apabila fase terdahulu selesai dan bila titik pusat grativasi badan mengambil alih kaki tumpu.

Peraturan Jalan Cepat


Adapun pokok peraturan jalan cepat adalah sebagai berikut:
1. Pada waktu melangkah, salah satu kaki harus selalu tetap kontak dengan tanah.
2. Diskualifikasi (larangan melanjutkan perlombaan), disebabkan oleh:
  • Gagal / tidak memenuhi definisi jalan cepat pada waktu perlombaan.
  • Melakukan pelanggaran pada saat perlombaan berlangsung.
  • Pada saat lomba jalan cepat yang dilaksanakan di track (lintasan) peserta terkena diskualifikasi harus meninggalkan lintasan. Jika perlombaan jalan cepat dilaksanakan di jalan raya peserta yang kena diskualifikasi harus mencopot nomor di dadanya dan segera keluar meninggalkan perlombaan.

Renang gaya kupu-kupu

Pengertian Renang Gaya Kupu-Kupu


Pengertian renang gaya kupu-kupu dolphin, yaitu gaya kupu-kupu yang menggunakan gerakan tungkai menirukan lecutan ekor ikan dolphin/lumba-lumba. Gaya ini disebut gaya dolphin kick atau The Dolphin Butterfly Stroke(Kasiyo, 1980: 15).

Renang gaya kupu-kupu atau gaya dolphin adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap permukaan air. Cara melakukan renang gaya kupu-kupu yaitu:

Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan.

Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor lumba-lumba.

Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.

Dengan gerakan tungkai ikan dolphin ternyata hasilnya lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan gerakan tungkai gaya dada. Hingga sekarang setiap perlombaan renang gaya kupu-kupu selalu menggunakan gaya dolphin kick.

Apabila dirinci teknik renang gaya kupu-kupu terdiri dari 5 bagian yaitu:
  1. Posisi badan
  2. Gerakan tungkai
  3. Gerakan lengan
  4. Pernapasan
  5. Gerakan keseluruhan (Sumarno, 1999: 84)

Renang gaya kupu-kupu diciptakan tahun 1933, dan merupakan gaya berenang paling baru. Berbeda dengan renang gaya lainnya, perenang pemula yang belajar gaya kupu-kupu perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki.

Berenang gaya kupu-kupu juga menuntut kekuatan yang lebih besar dari perenang. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan.

Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya bebas. Dibandingkan dalam gaya berenang lainnya, perenang gaya kupu-kupu tidak dapat menutupi teknik gerakan yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

Cara Melakukan Renang Gaya Kupu-Kupu


Renang gaya kupu-kupu merupakan salah satu gaya dalam olahraga renang. Dibandingkan dengan gaya renang lainnya, gaya kupu-kupu merupakan gaya yang paling baru diperlombakan dalam pertandingan-pertandingan renang.

Berenang dengan gaya kupu-kupu diperlukaan kekuatan yang besar dan koordinasi gerak yang baik. Berikut ini langkah-langkah cara melakukan renang gaya kupu-kupu.

1. Gerakan Kaki

Gerakan Kaki Renang Gaya Kupu-Kupu

  • Pinggang diturunkan ke bawah dan kaki bergerak ke bawah untuk melakukan cambukan.
  • Dengan memanfaatkan ruang gerak sendi pergelangan kaki dan punggung kaki, cambukan dilakukan untuk menekan air ke bawah secara cepat dan kuat.
  • Kaki ke atas pada saat gerakan recovery.
  • Gerakkan pinggang ke atas sehingga kaki terangkat ke atas saat pinggang bergerak ke bawah.

2. Gerakan Lengan

Gerakan Lengan Renang Gaya Kupu-Kupu

Sebutkan tahapan gerakan lengan pada renang gaya kupu-kupu? Berikut penjelasan singkatnya.
  • Entry: tangan masuk ke dalam air, lengan lurus pada posisi mixing, dan jari-jari lebih rendah dari siku. Tangan masuk ke dalam air sebelum melewati daerah samping bahu.
  • Mengayun ke luar: lengan bergerak ke luar secara berkesinambungan. Akhiri dengan gerakan catch yang dilakukan setelah kedua lengan berada tepat di luar bahu bersamaan dengan cambukan pertama ke bawah.
  • Mengayun ke bawah: tangan bergerak ke bawah dan ke luar dari lingkaran gerak.
  • Mengayun ke dalam: posisi tangan berada tepat di bawah siku. Tangan ditarik ke dalam, ke atas, dan ke belakang dalam lingkaran kecil di bawah kepala dekat badan. Mengayun ke atas depan, siku diangkat ke atas permukaan air membentuk sudut 30 derajat - 40 derajat.
  • Recovery: lengan diangkat ke atas permukaan air secara rileks, pangkul lengan diputar ke dalam dan mengayun ke depan.

3. Gerakan Mengambil Napas

Gerakan Mengambil Napas Renang Gaya Kupu-Kupu

Kapan kita dapat mengambil nafas pada renang gaya kupu-kupu? Berikut penjelasan singkatnya.
  • Udara diambil pada saat tangan mulai ditarik ke arah bahu dan kepala ke luar dari dalam air.
  • Udara dikeluarkan pada saat kepala akan ke luar air melalui gerakan dagu, lalu udara ditarik lagi dengan cepat.
  • Udara dihirup melalui mulut dan dibuang melalui mulut dan hidung secara bersamaan. 

Itulah tadi pengertian renang gaya kupu-kupu beserta cara melakukan renang gaya kupu-kupu singkat. Bagi kalian yang ingin mengetahui penjelasan lengkap dari cara melakukan renang gaya kupu-kupu bisa melihat artikel kami di bawah ini.

Demkianlah artikel tentang pengertian renang gaya kupu-kupu dan cara melakukannya singkat. Semoga apa yang kami bagikan dapat bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terima kasih.

Renang gaya dada

Pengertian Renang Gaya Dada


Renang gaya dada adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dengan gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan.

Menurut David Haeller, renang gaya dada adalah gaya yang pertama-tama dipelajari oleh orang-orang pada waktu mereka mulai belajar renang.

Teknik Renang Gaya Dada


Teknik renang gaya dada seperti gaya renang yang lain terdiri dari beberapa gerakan, yaitu: start, posisi tubuh, gerakan lengan (sapuan luar dan sapuan dalam), gerakan tungkai, pengambilan nafas, dan koordinasi antara gerakan lengan, gerakan tungkai dan gerakan pengambilan nafas.

1. Start Renang Gaya Dada

Start Renang Gaya Dada

Start adalah salah satu kecakapan yang paling gampang untuk diajarkan. Start renang gaya dada hampir sama dengan start gaya crawl maupun gaya kupu-kupu, yang membedakannya adalah sudut masuknya ke air. Sudut masuk ke air pada gaya dada sekitar 20 derajat, sedangkan pada gaya crawl dan kupu-kupu sekitar 15 derajat.

Tiga kualitas yang diperlukan untuk menjadi starter yang baik ialah waktu reaksi yang baik, kekuatan otot tungkai dan mekanika yang baik.

2. Posisi Tubuh saat Meluncur Renang Gaya Dada

Posisi Tubuh saat Meluncur Renang Gaya Dada

  1. Tubuh sejajar dengan permukuaan air dengan pinggang dekat dipermukaan air dan tungkai di bawah permukaan air.
  2. Wajah atau kepala selalu dibawah permukaan air selama kayuhan lengan dan diangkat ke atas permukaan air selama pengambilan nafas. 
  3. Tubuh lebih rendah dari kepala dan tungkai lebih rendah dari badan saat tungkai melakukan recovery.

3. Gerakan Lengan Renang Gaya Dada

Gerakan Lengan Renang Gaya Dada

Gerakan lengan gaya dada terdiri dari tiga bagian yaitu gerakan lengan sapuan luar, gerakan legan sapuan dalam, dan pemulihan (recovery).
  1. Gerakan lengan sapuan luar adalah untuk menempatkan tangan pada posisi untuk melakukan sapuan dalam yang efektif. Tangan mulai bergerak ke arah luar-dalam sampai melewati garis bahu. Tangan harus tetap melebar selama sapuan luar sampai mencapai kedalaman 50-80 cm. Tangan digerakan ke luar hampir membentuk sudut 30-40 derajat relatif terhadap arah luar dari gerakan tangan.
  2. Gerakan lengan sapuan dalam merupakan sapuan yang menghasilkan daya dorong terbesar pada gaya dada. Gerakan ini dimulai ketika tangan mendekati titik terdalam pada gerakan catch. Sapuan tangan harus berubah dari arah luar-bawah ke arah dalam-atas dengan sudut serangan 30 derajat. Kecepatan sapuan dalam harus ditambah menjadi 5-6 m/detik. Sapuan dalam berakhir saat tangan mulai bergerak ke atas-depan untuk gerakan recovery.
  3. Recovery dimulai saat tangan hampir bersamaan sampai di bawah dagu. Lengan digerakan ke depan-atas secara bersama-sama dan simetris, dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu tangan diatas permukaan air, tepat di garis permukaan air, atau dibawah permukaan air.

4. Gerakan Tungkai Renang Gaya Dada

Gerakan Tungkai Renang Gaya Dada

Ada dua teori mengenai gerakan tungkai gaya dada, yaitu teori wedge action (baji) dan teori whip action (cambuk). Kedua teori ini mengemukakan pendapat yang berbeda, yaitu sumber kekuatan saat melakukan gerakan menendang.

Pada teori wedge action, sumber kekuatan berasal dari menekan air diantara kedua tungkai pada saat melakukan pelurusan. Sedangkan teori whip action, sumber kekuatan diperoleh dari mendesak air ke belakang dengan telapak kaki.

Berikut penjelasan teknik gerakan tungkai yang berdasarkan teori whip action. Gerakan tungkai gaya dada dibagi menjadi dua yaitu: tendangan luar dan tendangan dalam.
  1. Gerakan tendangan luar dimulai ketika tungkai mendekati pemulihan. 
  2. Pinggang dan lutut dilengkungkan dan tumit harus didekatkan pantat. 
  3. Ketika tumit mendekati pantat maka putarlah kaki ke arah luar-belakang dengan telapak kaki menghadap belakang-atas-luar. 
  4. Hempasan yang benar didapat oleh putaran ke arah dalam pada pinggul. 
  5. Jari kaki merupakan bagian ujung dari bilah pendorong.
  6. Ketika mendekati pelebaran, kaki mulai menyapu ke arah bawah. 
  7. Kaki harus dihempaskan ke luar dan ke bawah hingga air terhempas ke belakang.
  8. Perenang harus menekan ke bawah dari pada ke belakang, hal ini akan meningkatkan kekuatan pendorong selama sapuan dalam. 
  9. Ketika kaki hampir pada pelebaran yang maksimal, secara perlahan berubahan arah dari arah bawah ke arah dalam sehingga kedua kaki menyatu bersama dan serentak.
  10. Kaki harus dihempaskan ke arah dalam sekuat mungkin sehingga air menyibak ke belakang dari batas kaki bagian luar kedalam. 

5. Gerakan Pengambilan Nafas Renang Gaya Dada

Gerakan Pengambilan Nafas Renang Gaya Dada

Pengambilan nafas pada gaya dada dilakukan dengan cara mengangkat kepala ke atas permukaan air.

Kepala mulai ditarik ke atas ketika lengan melakukan gerakan awal sapuan luar dan mencapai titik tertinggi ketika lengan melakukan akhir sapuan dalam. Kepala kembali dimasukkan ke dalam air pada saat lengan melakukan recovery.

6. Gerakan Koordinasi Renang Gaya Dada

Gerakan Koordinasi Renang Gaya Dada

Gerakan koordinasi adalah perpaduan antara gerakan lengan, gerakan tungkai dan pengambilan nafas.

Untuk melaju kedepan dimulai dari gerakan kaki kemudian dilanjutkan dengan gerakan lengan yang bersamaan dengan gerakan pengambilan nafas. Jadi, untuk gerakan koordinasi renang gaya dada adalah satu gerakan tungkai ,satu gerakan lengan, dan satu gerakan pengambilan nafas.

Renang gaya punggung

Gaya Punggung

Sejarah Renang gaya punggung
sbnation.com
Gaya Punggung adalah salah satu gaya yang terdapat dalam olahraga renang yang diperlombakan di kejuaraan dunia. Posisi badan gaya punggung berbeda dengan posisi badan gaya renang lain, yaitu dengan membelakangi permukaan air dan menghadap ke atas.

Sejarah Renang Gaya Punggung

Berbeda dengan gaya renang yang lain. Renang gaya punggung mengharuskan perenang berenang dengan membelakangi air. Awal mula renang gaya punggung dikenal sudah sejak zaman kuno. Pertandingan renang gaya ini mulai dipertandingkan pertama kali di olimpiade Paris pada tahun 1900. Gaya renang ini merupakan yang tertua setelah gaya bebas.
Salah satu hal yang menyebabkan gaya renang ini dikenal adalah karena Adolf Kiefer. Adolf Kiefer adalah seorang mantan perenang kompetisi Amerika, juara Olimpiade, mantan pemegang rekor dunia, penemu dan inovator produk yang berkaitan dengan olahraga air.
Ia telah melakukan banyak jasa dalam banyak hal, salah satunya dalam cabang olahraga air. Pada tahun 1934 ia melakukan perbaikan perbaikan gaya pada olahraga renang. Sehingga dapat mengefektifkan gerakan dan menambah kecepatan dengan optimal. Oleh karena itulah gaya gaya tersebut makin di kenal dan digemari.

Teknik Renang Gaya Punggung

teknik renang gaya punggung
youtube.com
Berbeda dengan teknik gaya renang lain, gaya punggung dilakukan dengan posisi tubuh membelakangi air. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar anda bisa mahir untuk melakukan gaya ini. Saya akan membaginya sebagai berikut.
  • Posisi badan
  • Teknik luncuran
  • Gerakan lengan
  • Gerakan kaki
  • Pengambilan nafas
  • Koordinasi badan
Oke, langsung saja pelajari, perhatikan, dan praktekkan hal hal di bawah ini.

Posisi Badan

Hal yang harus diperhatikan pertama kali untuk melakukan gaya ini adalah posisi badan. Kenapa posisi badan sangat penting dalam melakukan setiap gaya pada renang? Hal ini dilakukan untuk lebih mengefisiensikan gerakan dan agar dapat bergerak lebih cepat.
Berbeda dengan renang gaya dada yang posisi badan menghadap permukaan air. Untuk gaya punggung posisi badan menghadap ke atas dan lakukan posisi tidur. Mungkin jika anda yang baru pertama kali melakukannya anda akan takut tenggelam. Namun tidak perlu khawatir karena posisi kepala yang menghadap ke atas membuat anda lebih leluasa untuk bernafas.

Teknik Meluncur

awalan renang gaya punggung
olavistaphotography.com
Berbeda dengan gaya renang gaya kupu kupu yang melakukan awalan di atas air, teknik meluncur renang gaya ini dilakukan di air, yaitu dengan memegang pegangan yang ada pada dinding kolam. Berikut langkah langkah untuk melakukan awalan.
  1. Posisikan kedua tangan untuk memegang dinding pada kolam.
  2. Bengkokkan kedua kaki ke atas dengan menumpukan kaki ke dinding kolam dengan kuat.
  3. Pastikan kedua lutut berada diantara kedua lengan.
  4. Lepaskan pegangan dan luruskan lengan diantara kepala. Ketika melepaskan pegangan dorong badan menggunakan kedua kaki ke dinding, sehingga tubuh dapat terdorong dengan kuat.
  5. Perhatikan kepala agar tetap di atas permukaan air dan sejajar dengan lengan.
  6. Lakukan berkali kali sampai terbiasa dengan teknik luncuran ini.

Gerakan Lengan dan Kaki

Posisi badan
swimmingworldmagazine.com
Hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah teknik melakukan kayuhan lengan dan kaki ketika melakukan gaya punggung. Hal ini sangat penting karena gerakan lengan dan kaki akan sangat berpengaruh terhadap kecepatan ketika anda berenang.
Teknik gerakan lengan dan kaki yang digunakan untuk gaya renang ini adalah sebagai berikut.

Gerakan Lengan

Dalam berenang, terutama gaya punggung dibedakan menjadi 3 fase, yaitu fase menarik, fase mendorong, dan fase istirahat.
1. Fase Menarik
Fsse menarik dilakukan dengan menempatkan posisi tangan ke samping kepala. Gerakan ini dilakukan sampai tangan masuk ke dalam permukaan air sampai beberapa inchi.
2. Fase Mendorong
Selanjutnya yang dilakukan adalah mendorong lengan yang sudah mencapai titik maksimal pada saat tarikan. Dorongan dilakukan dengan mendorong ke belakang dan juga ke bawah.
3. Fase Istirahat
Fase istirahat adalah ketika tangan keluar dari permukaan air dengan ibu jari keluar terlebih dahulu. Setelah tangan keluar hingga tegak lurus di atas bahu, putar tangan untuk masuk ke permukaan air dengan jari kelingking terlebih dahulu.

Gerakan Kaki

Selain gerakan tangan gerakan kaki juga dapat mempercepat pergerakan di dalam air. Sebenarnya gerakan kaki yang dilakukan pada renang gaya punggung sama seperti gerakan kaki yang dilakukan pada renang gaya bebas.
Gerakan kaki renang gaya punggung dilakukan secara bergantian ke atas dan ke bawah. Bedanya jika gaya bebas melakukan gerakan kaki dengan menghadap ke air, pada gaya punggung dilakukan dengan membelakangi permukaan air.

Pengambilan Nafas

teknik bernafas gaya punggung
swimmingworldmagazine.com
Seperti yang sudah saya jelaskan di awal tadi, teknik pengambilan nafas untuk gaya punggung lebih mudah dibandingkan gaya renang yang lain. Dikarenakan gaya renang ini mengharuskan perenangnya untuk membelakangi air.
Waktu yang tepat untuk melakukan pengambilan nafas adalah ketika anda sedang melakukan fase istirahat.

Koordinasi Gerakan

Hal terakhir yang harus diperhatikan dalam melakukan gaya renang ini adalah koordinasi gerakan. Koordinasi gerakan adalah hal yang paling penting dalam setiap gaya. Karena jika koordinasi gerakan tidak dilakukan dengan benar maka tidak akan dapat melakukan gaya berenang tersebut.

Kesimpulan

Pengertian renang gaya punggung
goswim.tv
Renang gaya punggung adalah renang yang dilakukan dengan posisi badan membelakangi air dan menghadap ke atas. Renang gaya ini sudah ada sejak zaman mesir kuno. Kelebihan renang gaya ini adalah dapat menghirup udara atau bernafas lebih leluasa dibandingkan gaya renang yang lain.
Nah itulah beberapa informasi artikel mengenai cara renang gaya punggung, sejarah, dan teknik yang dilakukan agar dapat mahir berenang dengan gaya tersebut.

Renang gaya bebas

Pengertian Renang Gaya Bebas


Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara itu kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah.

Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di dalam air.

Menurut Victor G. Simanjuntak (2009:153) Ada 5 hal yang harus dilakukan sebelum belajar renang gaya bebas, antara lain adalah:
  1. Pengenalan terhadap air.
  2. Cara membuang nafas di air.
  3. Melakukan permainan di air.
  4. Teknik dasar mengapung.
  5. Teknik dasar meluncur.

Sejarah Renang Gaya Bebas


Gaya bebas pertama kali dilombakan tahun 1844 di London, Inggris. Pelatih renang John Arthur Trudgen mempelajari gaya bebas dari penduduk asli Amerika Selatan antara tahun 1870 dan 1890.

Namun di Inggris Trudgen menggunakan gerakan kaki menggunting seperti gaya samping dan bukan gerakan kaki lurus melecut naik turun seperti renang gaya bebas yang kita kenal saat ini. Gaya renang campuran ini diperkenalkan oleh Trudgen disebut gaya trudgen.


Gaya trudgen dikembangkan oleh perenang asal Australia bernama Richmond Dick Cavill putra dari instruktur renang Inggris Profesor Frederick Cavill yang menetap di Australia sejak 1879.

Ketika Dick dan Tums sedang mengembangkan gaya trudgen, mereka berdua melihat Alick Wichkam yang berenang dengan gerakan kaki lurus melecut naik turun.

Wickham adalah orang Kepulauan Solomon yang tinggal di Sydney.

Dalam Kejuaraan Renang Internasional tahun 1902, Richard Cavill memenangkan lomba renang 100 yard dengan waktu 58,8 detik.

Saat ditanyai nama gaya renang yang dipakainya, menurut salah satu keluarga Cavill, "seperti merangkak (crawl) di dalam air.

Pada tahun 1905, setelah bertemu dengan perenang berasal dari Australia Barney Kieran, perenang gaya trudgen asal Amerika Serikat Charles Daniels memutuskan untuk menguasai gaya krol Australia yang ia pelajari dari Barney Kieran.

Gaya krol Australia yang diubah sedikit oleh Daniels menjadi gaya bebas seperti yang dikenal orang-orang sekarang ini.

Teknik Dasar Renang Gaya Bebas


Beberapa teknik dasar renang gaya bebas yang harus dikuasai yaitu sebagai berikut:

1. Posisi tubuh di kolam


Posisi tubuh pada saat renang gaya bebas harus rata-rata air / streamline mulai dari kaki sampai kepala.

2. Latihan meluncur


Teknik dasar meluncur pada renang gaya bebas, cara melakukannya adalah:
  1. Berdiri di pinggir kolam dengan salah satu kaki menempel pada dinding kolam.
  2. Badan dibungkukkan ke depan sejajar dengan permukaan air dan kedua lengan diluruskan.
  3. Tolakan kaki yang menempel pada dinding kolam sekuat-kuatnya dan pertahankan badan agar tetap lurus.
  4. Pertahankan posisi kaki dan tangan tetap lurus sejajar dengan permukaan air sampai berhenti. Usahakan jangan mengambil napas selama dalam keadaan meluncur.
  5. Lakukan berulang-ulang sampai memiliki kecepatan dan jauh ke depan.

3. Gerakan kaki


Teknik dasar gerakan kaki renang gaya bebas.

a. Latihan gerakan tungkai sambil berpegangan di pinggir kolam renang:
  • Melakukan gerakan renang gaya bebas sambil berpegangan di pinggir kolam. Lengan, badan, dan kedua kaki lurus serta sumber gerakan kaki dari pangkal paha, hingga lutut kaki tidak ditekuk, tetapi hanya tertekuk saat bergerak.

b. Latihan gerakan tungkai berpasangan:
  • Melakukan gerakan kaki renang gaya bebas, kedua lengan di pegang teman. Lengan, badan, dan kaki lurus, hingga saat menggerakkannya kaki maju ke depan sedangkan yang memegang lengan bergerak mundur.

c. Latihan gerakan tungkai menggunakan pelampung:
  • Melakukan gerakan kaki renang gaya bebas, kedua lengan berpegangan pada papan pelampung di depan. Lengan, badan, dan kedua kaki lurus, hingga saat menggerakkan kaki, badan maju ke depan.

d. Latihan gerakan tungkai sambil meluncur:
  • Melakukan gerakan kaki renang gaya bebas, kedua lengan lurus di samping telinga dan ujung-ujung jarinya dirapatkan pada bagian ibu jari, hingga badan dapat meluncur ke depan.

4. Gerakan tangan


Teknik dasar gerakan tangan dan lengan pada renang gaya bebas.

a. Latihan di tempat, cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Berdiri dengan badan dibungkukkan dan kedua tangan lurus.
  2. Kemudian tangan kanan ditarik ke bawah sambil menekan air sampai berada di bawah badan.
  3. Pada waktu tangan sampai di bawah badan, siku cepat dibengkokkan dan tangan diangkat.
  4. Lakukan secara bergantian antara tangan kanan dan kiri.
  5. Lakukan secara berulang-ulang.

b. Latihan sambil meluncur, cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Kedua tangan dilemparkan ke depan secara bergantian kemudian tangan mendayung.
  2. Pada waktu tangan mendayung, tubuh sedikit miring.
  3. Agar tubuh dapat melaju lurus ke depan, tangan masuk ke kolam pada satu detik.

c. Latihan gerakan lengan secara berpasangan:
  • Melakukan gerakan tangan renang gaya bebas dengan kedua kaki dipegang oleh teman dari belakang, hingga posisi kedua kaki dan badan lurus serta badan terapung di atas permukaan air, dilakukan berpasangan atau kelompok.

d. Latihan gerakan lengan sambil meluncur menggunakan pelampung:
  • Melakukan gaerakan tangan renang gaya bebas, dengan kedua paha mengapit papan pelampung. Posisi kedua kaki, badan, dan tangan lurus serta badan terapung di atas permukaan air, dilakukan berpasangan atau kelompok.

5. Pernapasan 


Teknik dasar pernapasan renang gaya bebas:

a. Mengambil napas renang gaya bebas dilakukan dengan cara seperti berikut ini.
  1. Mengambil napas dengan kemiringan kepala hingga mulut di atas permukaan air, kemudian muka kembali menghadap ke dalam air untuk menghembuskan napas.
  2. Mengambil napas hanya boleh memiringkan kepala ke satu arah, yaitu ke kanan atau kiri saja.
  3. Gerakan mengambil napas dilakukan bersamaan tangan mendayung.

b. Melakukan teknik pernapasan renang gaya bebas kedua lengan berpegangan pada papan pelampung:
  1. Badan, kedua kaki, dan lengan lurus serta badan terapung di atas permukaan air.
  2. Lakukan gerakan pukulan kaki sebanyak 2 kali atau 4 kali pukulan dan putar leher ke kanan/kiri, hirup udara di atas permukaan air melalui mulut.
  3. Putar kembali leher ke dalam air dan buang udara di dalam air melalui mulut ,lakukan secara berulang-ulang.

c. Melakukan teknik pernapasan renang gaya bebas dengan posisi badan terapung di atas permukaan air:
  1. Badan, kedua kaki, dan lengan lurus.
  2. Lakukan gerakan kaki sebanyak 2 kali pukulan dan tarik lengan kanan ke belakang. Saat lengan mendorong ke belakang putar leher ke atas dan hirup udara.
  3. Saat lengan diputar dan masuk air di depan kepala (muka), putar kembali leher ke dalam air.
  4. Lakukan terus berulang-ulang bila sudah mahir, lakukan putaran leher kanan dan kiri, untuk pengambilan napas.

6. Koordinasi gerakan kaki dan lengan


Cara melakukan latihan koordinasi gerakan kaki dan lengan adalah sebagai berikut.
  1. Meluncur ke dalam kolam renang.
  2. Gerakkan kedua kaki ke atas dan ke bawah secara bergantian dengan pusat gerakan di pangkal paha. 
  3. Tarik lengan kanan ke bawah dada dengan siku ditekuk, kemudian melanjutkan dengan mendorong lengan kanan ke belakang sampai lurus. Telapak tangan menghadap ke belakang di samping paha.
  4. Tarik lengan kanan ke atas dengan siku ditekuk, kemudian masukkan telapak tangan ke depan sampai lurus.
  5. Tarik lengan kiri ke bawah seperti gerakan lengan kanan.
  6. Gerakan lengan kanan dan kiri secara bergantian.

7. Koordinasi gerakan lengan dan pernapsaan


Latihan koordinasi antara gerakan lengan dan mengambil napas dilakukan dengan cara sebagai berikut.
  1. Posisi awal dengan meluncur disusul gerakan tangan.
  2. Gerakan lengan dilemparkan ke depan secara bergantian.
  3. Pada waktu mendayung, kepala dimiringkan ke satu arah untuk mengambil napas, kemudian muka kembali menghadap ke dalam air untuk menghembuskan udara.
  4. Gerakan ini dilakukan secara berulang-ulang.

8. Koordinasi teknik dasar renang gaya bebas


Cara melakukan latihan koordinasi teknik dasar renang gaya bebas.
Posisi awal dengan meluncur.
  1. Melakukan gerakan kaki dengan dipukulkan naik-turun secara begantian.
  2. Gerakan lengan dilempar ke depan secara bergantian.
  3. Pada waktu lengan mendayung, kepala dimiringkan ke satu arah untuk mengambil napas, kemudian muka kembali menghadap ke dalam air.

Manfaat Renang Gaya Bebas


Manfaat renang gaya bebas untuk kesehatan di antaranya adalah sebagai berikut:

Menambah Tinggi Badan


Hal ini mungkin banyak orang sudah mengetahuinya. Namun, untuk bisa merasakan manfaat renang agar lebih optimal, disarankan untuk berenang dengan gaya bebas. Karena gerakan renang gaya bebas yang sangat dinamis dan membuat tubuh tertarik ke depan dan ke belakang, dipercaya dapat membantu untuk meninggikan badan.

Melatih Otot


Dengan melakukan gerakan renang gaya bebas membuat otot-otot seluruh tubuh, mulai dari otot bahu, kaki, dan perut bergerak dan terlatih. Sehingga orang yang rutin berenang dengan gaya bebas tidak akan mudah mengalami yang namanya kram otot.

Memperkuat Pernapasan


Renang gaya bebas juga dapat memperkuat pernapasan, dengan berlatih mengambil dan menahan napas pada saat yang tepat agar tidak kehabisan napas. Dengan latihan ini, kalian akan memiliki pernapasan yang baik dan kuat.